Minggu, 03 Agustus 2014

MENGHILANGKAN BUNYI "CIET" PADA BITX

MENGHILANGKAN BUNYI “CIET” PADA BITX
Rangkaian ini merupakan pengembangan yang sudah dilakukan 2 teman saya ,yaitu pak Agus Sudiartono (YD3HVW)dari Babat-Lamongan dan pak Suhardi Iskandar (YG3CQG)dari kota Batu-Malang yang akan kami bagikan resep ini kepada para pembaca
Saat kita merakit radio BITX tentunya setelah kita coba ,Receive nya peka ,lalu saat transmit juga normal,tetapi saat kita melepas PTT (Push To Talk) terdengan bunyi “CIET” di speaker seperti suara tikus yang terjepit he…he..he , sehingga tidak nyaman.
Lalu bagaimana solusinya ,yaitu dengan menambahkan 2 buat transistor NPN yang berfungsi sebagai saklar /switch yang menghubungkan dengan ground atau negative . Pemasangan transistor ini ,yaitu pada bagian input audio amplifier ,dalam hal ini input IC LM386 atau paling mudah ,kaki tengah potensiometer yang menuju ke input IC LM386 ,sisi Colector ke input audio IC LM386 dan emitor ke negative ,lalu basis diberi resistor 5K6 menuju ke tegangan TX pada rangkaian ,sehingga pada saat Basis menerima tegangan ,maka transistor menghubung antara collector dan emitor sehingga  input Audio tadi terhubung ke ground atau negative.Transistor switch  dapat juga di pasang pada Q4 atau bagian pre amp bagian RX sebelum menuju ke IC LM 386 ,yaitu Collector Q4 ke Collector transistor switch dan emitor ke ground ,basis sama ke resistor 5K6 lalu ke tegangan TX
Kemudian penambahan transistor yang ke 2 yaitu pada sisi penguat Microphone (Pre AMP.MIC) ,pemasangannya bisa di liat di gambar ,yaitu   Colector dipasang pada pertemuan resistor 10K dan 220 Ohm ,dan emitor ke ground ,sedang basis di beri resistor 5K6 ke tegangan RX pada rangkaian. Saat basis mendapat tegangan maka Colector akan menghubungkan ke ground ,sehingga capasitor pada Pre Amp mic tidak sempat menunda yang berakibat bunyi “CIET” tadi . Rangkaian tambahan ini bisa dipasang di bawah PCB ,cukup membutuhkan 2 buah resistor 5K6 dan 2 buah transistor. Transistor dapat digunakan BC547,2n2222,2n3904,C1815 ,C828 dan lain sebagainya.Resisor dapat digunakan antara 1K-5K6
SELAMAT BEREKSPERIMEN-YB3LVX


MEMBUAT BAND PASS FILTER BITX DENGAN TRAFO IF FM 10,7 MHz

MEMBUAT BAND PASS FILTER DARI TRAFO IF FM 10,7 MHz
Sering kali kita bingung mencari koker 8mm warna coklat yang sering digunakan rekan-rekan Homebrewer untuk membuat suatu kumparan,baik oscillator,Band Pass Filter, Low Pass Filter dan lain-lain.Tetapi tidak semua Toko menjual Koker 8mm maupun 5mm ,kadang kehabisan. Sehingga proyek membuat radio,transceiver dapat terhenti gara-gara tidak menemukan koker coklat 8mm atau 5mm. lalu bagaimana solusinya. TRAFO IF FM 10,7Mhz warna BIRU merk GOOD PLAN ya… ini lah solusinya ,kita sering kita jumpai di toko-toko atau kita dapat menemukan di bekas radio FM yang sudah tidak terpakai. Lalu bagaimana kita membuat band pass filter untuk radio BITX . Kelebihan dari trafo IF 10,7mhz adalah ,mudah di jumpai di toko atau bekas Tuner FM dan ini banyak tersedia di toko dibanding dengan koker 8mm, lalu terdapat lapisan Shielding Logam ,sehingga grounding lebih baik ,pada transmitter tidak mudah self oscilasi karena pengaruh lingkungan.Cara untuk membuat BPF dari trafo IF ini yaitu,beli trafonya dulu tentu nya ,lalu tekan dengan obeng yang negative untuk melepas dari selonsong logam pelindungnya ,lalu tampak plastic putih dan ferit Biru ,lepas lagi gunakan obeng – yang kecil untuk “mencongkel” ,sehingga kelihatan lilitan asli nya. Putus capasitor asli nya dengan Cutter dan lepas lilitan aslinya baik primer maupun sekundernya .Untuk Band 40m dan 80m ,anda bisa membongkar lilitan aslinya dan lepas capasitor di bawah IF . Oh ya capasitor ini berbentuk silindris dan memiliki capasitansi sebesar 85-87pF ,saat terukur pada C meter saya  . Gulung ulang sesuai tabel lilitan di atas.Untuk saran gunakan kawat email 0,15mm dan anda dapat menggulung ulang secara menumpuk rata seperti hanya benang . Untuk membuat BPF pada band 11Mc(11Mhz) dan 20m band ,maka kita dapat menggunakan lilitan asli nya untuk dijadikan sebagai BPF (Band Pass Filter). Untuk band 11MC dan 20m capasitor yang berada di bawah trafo IF Biru tersebut juga dilepas. Hati-hati saat melepas capasitor jangan sampai lilitan aslinya ikut terpotong,gunakan Cutter yang tajam untuk memotong capasitor ,atau dapat di tekan dengan obeng kecil sehingga capasitor yang berada di bawah hancur  . Data gulungan asli dari IF 10,7 Mhz warna BIRU merk GOOD PLAN memiliki lilitan asli Primer :1+9 lilit dan sekunder 1 lilit. Kawat email asli 0,1mm. Setelah dirangkai di BITX anda dapat mendengarkan receive yang sangat peka   . Penulis sudah mencoba dengan hasil yang sangat memuaskan. Untuk band di atas 20m bisa diliat di postingan yang lama
SELAMAT MENCOBA

Kamis, 31 Juli 2014

MEMODIFIKASI BFO (BEAT FREQUENCY OSCILLATOR) PADA BITX

MODIFIKASI BFO PADA BITX
Wah udah lama tidak posting pada Blog ya,pada rangkaian kali ini saya membahas modifikasi BFO pada BITX supaya bisa pada mode USB (Upper Side band) dan LSB (Lower Side band) . Pada rangkaian yang biasanya BITX transceiver umumnya digunakan pada LSB atau USB ,memilih salah satu aja,lalu bagaimana bila kita gunakan agar bisa pindah dari USB ke LSB atau sebaliknya. Kadangkala kita sering diajak QSO untuk mencoba radio Baru nya buatan Jepang pindah dari LSB ke USB ,misalnya bekerja di band 40m (7MHz) ,pindah dari LSB mencoba di USB ,sementara kita yang diajak hanya tersenyum kecut karena harus memutar trimmer capasitor ke USB ,lalu bingung untuk mengembalikan ke LSB seperti semula,nah rangkaian ini merupakan solusinya . Rangkaian ini dikembangkan oleh sahabat saya Pak Suhardi Iskandar (YG3CQG) ,kemudian akan kita share agar rekan-rekan dapat membuat dengan hanya menambah Lilitan ,transistor dan resistor ,sementara trimmer yang sudah ada bisa dipakai. Sistem kerjanya sebagai berikut : Pada Posisi LSB maka tegangan tidak masuk pada transistor Q1 ,sehingga pergeseran frekuensi dapat dilakukan dengan memutar  trimmer dan lilitan L1, sedangkan saat Q1 mendapat tegangan pada basis maka akan terjadi switch ke ground ,antara collector dan emitor sehingga dari lilitan L1 menuju ke ground,maka frekuensi pergeseran hanya dapat dilakukan pada L1 saja ,sedang Trimmer tidak berfungsi. Pada saat yang demikian adalah mode USB.
Cara menseting USB/LSB pada BITX
Caranya sebagai berikut : Lepas Xtal BFO yang asli ,ambil salah satu XTal ladder filter pada BITX ,pasang
      

pada BFO ,lalu Xtal nya hubungkan kaki satu ke basis Q2 dan yang satu ke ground ,ukur dengan frekuensi counter ,catat dan amati . Contoh yang terukur misalnya 10.000Khz pada BFO tersebut. Lepas lagi Xtal ladder filter tadi ,kembalikan ke asalnya. Ambil lagi xtal BFO aslinya lalu pasang sesuai gambar /skema di atas . berikan tegangan pada basis Q1 atau switch pada USB ,putar L1  sebesar 1,5 Khz lebih rendah dari frekuensi ladder filter ,jika ladder filter sebesar 10.000 KHz maka 10.000-1,5 =9.9985Khz .Kemudian untuk LSB ,tanpa memutar lagi lilitan L1 maka putar trimmer capasitornya sebesar 1,5Khz ke atas sehingga dapat dihitung 10.000Khz +1,5Khz maka sebesar 10.0015 Khz .Maka setting USB dan LSB sudah selesai dan apabila oscillator menggunakan DDS maka  dapat disetting pada OFFSET SSB nya sebesar 1500Hertz atau 1,5 KHz . Rangkaian ini sangat bermanfaat apabila menggunakan BITX yang dirangkai Multi band ,misalkan di 40m dan 80m adalah LSB dan band 11.415Mhz (11Mc) dan 20m menggunakan USB .Rangkaian ini cukup memakai 1 Xtal saja dengan hasil sangat memuaskan dan sudah di coba oleh penulis.Hemat dan hasil maksimal
SELAMAT MENCOBA

Minggu, 25 Agustus 2013

LINIER BITX 60-120W

Banyaknya keluhan rekan-rekan yang on air menggunakan QRP ,diantaranya daya yang kecil,sulit diterima lawan,"berkelahi" dengan QRM dan noise,kalo propagasi menutup sulit dipakai QSO,maka timbul ide bagaimana linier QRP yang ada di rubah jadi QRO atau daya besar,dengan minimalis perubahan yang ada.Ide tersebut muncul ,saat om Suhardi iskandar menginginkan daya cukup besar,bagaimana jika linier bingo yang sudah ada di modif ,tetapi menggunakan driver Mosfet agar harga komponen tidak mahal,kalau kita lihat mencari transistor driver dengan 2SC2166 ,luar biasa sulit carinya(yang asli) ,dan harga yang mahal.Kita ber alih menggunakan MOSFET IRFZ 24 yang memiliki Ciss dan Coss rendah sehingga dengan dorongan kecil bisa didapat daya yang cukup untuk mendorong final unit menggunakan sistem Push-pull IRFP 150 . Sehingga hanya cukup menggunakan konfigurasi : Pre driver 2N2219 ,Driver IRFZ24/IRF510 dan final unit ;2 X IRFP 150 . dari output BITX langsung masuk pada rangkaian linier ini. Rangkaian ini juga awalnya dikembangkan oleh sahabat saya mas Sulistyono Angga dan mas Gigih Purwanto,sehingga saya gambar ulang agar teman-teman bisa membuat dengan mudah rangkaian ini. Pada band 80m dicoba menggunakan dummy load homebrew dan SWR maldol HS-260 yang masih standar didapat daya 100-120Watt! dan juga di coba di 40m dengan daya 40-80watt,cukup untuk melawan QRM yang tinggi.Pada band 80m dapat menarik arus 15-20Ampere .Untuk modulasi juga sudah cukup Preffect. dengan linier ini BITX saya bisa "terbang" ke seluruh penjuru,dan dengan report 5-9 + ,cukup membanggakan. Untuk rekan-rekan yang sudah bikin linier yang 15w hanya sedikit modifikasi aja agar daya bisa besar,cukup membuat linier tambahan ,yaitu sistem Push pull nya aja, buffer 2n2222 tidak digunakan langsung ke pre driver 2N2219 lanjut ke IRFZ24 atau IRF510 menuju ke final unit push pull 2 x IRFP 150.Pada skema ditampilkan untuk band 80m,untuk merubah ke 40m band hanya merubah LPF (Low Pass Filter) yaitu lilitan dan capasitor. Saran, gunakan toroid FT50-43 untuk lilitan bifilar dan trifilar dan toroid T50-2 untuk Low Pass Filter. Untuk LPF lilitan tersebut sudah saya uji menggunakan SWR Analizer MFJ-269 ,sehingga bisa langsung output 50 Ohm.SELAMAT MENCOBA      

Rabu, 03 Juli 2013

AGC DAN S- METER PADA BITX

                                                   AGC DAN S-METER  PADA BITX
Beberapa waktu lalu saya pernah memposting AGC (Automatic Gain Control) menggunakan 2 buah IC (Integrated Circuit) yaitu MC1350 dan driver AGCnya menggunakan Op-AmpLM324,kalau IC LM 324 mudah dicari,tapi IC buatan Motorola MC1350P tentunya membuat kita pusing mencarinya,ada pun cukup mahal,lantas bagaimana cara mengantisipasi agar BITX kita menggunakan AGC dan tampilan Strength Meter atau disingkat S-Meter agar kita dapat mereport lawan bicara kita,biar tidak disangka pake pesawat sejenis HT 2N yang notabene tanpa S-meter. Beberapa waktu lalu saya pernah bereksperimen membuat RF gain manual yaitu dengan menserikan Potensiometer 100K pada resistor 220Ω pada bagian RF Amplifier bagian penerima ,sehingga arus yang masuk pada Q1 2SC2570 dihambat oleh potensiometer 100k pada R yang menuju ke Colectornya sebelum masuk diode 1N4148.Hasilnya cukup sukses ,apabila digunakan untuk portable transceiver cara ini cukup lumayan .Namun lagi-lagi timbul ide bagaimana membuat AGC yang murah meriah dan ada S-meternya tetapi AGC nya terletak pada penguat IF seperti pada kebanyakan teman-teman  homebrewer membuat AGC.Browsing di internet tersirat ide membuat AGC seperti radio Homebrew buatan HAM Perancis SANTERRE cukup simple,input AGC diambil dari audio sebelum masuk kepenguat  audio amplifier.Sembari membuka facebook “KOMUNITAS RADIO BITX” eh ada yang posting tentang AGC,pengennya yang sederhana aja ,saya melihat AGC dari Om Herry Mardianto ,menggunakan 1 Transistor Cuma pengaturan AGCnya kok tidak ada dan menggunakan diode Germanium
         

1N60 wah ini sudah langka…Bagaimana seandainya rangkaian ini ditambah penguat awal dan diode diganti yang mudah dicari . Maka saya mencoba menggabungkan rangkaian tadi. Dari beberapa percobaan ternyata didapat hasil yang cukup baik,menggunakan transistor BC547 ,diode detector dari suara agar didapat tegangan DC yang men-drive basis BC547 cukup menggunakan 1N4148.Setelah konsep rangkaian dibuat tinggal dicoba. Setelah dirakit ,tinggal kita tes,input diambil dari output audio sebelum masuk penguat Audio LM386 tepatnya pada kaki potensio 10K sebelah pinggir,coba di beri tegangan 12V dihidupkan radio BITX ,kita tes tegangan outputnya ,wah ternyata saat terkena sinyal RX,output pada Colector  BC547 akan turun hingga 1-1,5V .saat tak ada sinyal ,tegangan bervariasi 9-12V ini sudah cukup untuk mengatur penguatan pada Q3 dan Q3a pada penguat IF di BITX. Setelah selesai dicek tegangan maka tinggal di pasang pada R 100Ω menuju ke rangkaian penguat IF.dari sini tegangan drop sebesar 3-4 Volt namun tegangan sekecil itu masih mampu menguatkan dan melemahkan Q3 dan Q3a tergantung input pada VR 100k,jangan lupa Resistor 1K pada penguat IF Q3dan Q3a dilepas,dan output dari rangkaian AGC di "suntik"kan disini .Putar sedikit-sedikit ternyata hasilnya mantab ,suara tidak kalah dengan yang menggunakan IC MC1350P .kalau pada IC MC1350 AGC di drive pada penguat IF tersebut,tetapi pada rangkaian ini juga pada IF penerima.Mudah-mudahan rangkaian ini merupakan solusi agar bisa mengembangkan radio BITX.
SELAMAT MENCOBA

Rabu, 09 Januari 2013

MEMASANG DAN MEMBUAT DDS VFO PADA BITX



MEMBUAT RANGKAIAN DDS UNTUK BITX
Di awal tahun 2013 ini saya mengulas sedikit tentang DDS (Direct Digital synthesizer) merupakan rangkaian sintesisa oscillator yang koknon lebih canggih dari PLL. Sistem kerjanya cukup rumit menggunakan system akumulasi. Dan di sini tidak saya bahas sistem kerjanya. IC DDS banyak jenisnya,tetapi yang paling popular dikalangan teman-teman homebrewer adalah AD9850 dan AD9851 yang memiliki 6 kali REFCLK multiplier sehigga mampu sampai frekuensi  dari 0-70 MHz, kelebihan DDS mungkin rekan-rekan sudah banyak yang tahu yaitu memiliki step 1 Hertz,hingga 10 Mhz yang dapat diatur. Dan DDS cocok digunakan bila kita membuat radio multi band atau monoband.Langsung saja kita mulai dari awal yaitu browsing di internet dulu mencari file dan gambar PCB DDS sehingga bias kita bikin pakai proses strika,karena lebih praktis, cari webnya di www.hamradio.in cari di circuit atau download ,bisa cari DDS ver.3.2 atau DDS ver.4.0,kebetulan yang saya pakai DDS ver.4.0 karya VU2CNS (C.V Niras) rangakainnya lumayan rumit tetapi semua komponen bisa kita dapatkan ,untuk controller DDSnya menggunakan PIC 16F628A yang sering digunakan untuk FLL yang sudah diulas pada periode lalu,hanya rangkaian ini terdapat 2 PIC ,yang satu untuk controller utama sedang yang satunya untuk switch band saja,  kalau digunakan untuk mono band cukup hanya PIC utama aja yang dipasang. Untuk gambar PCB bisa diliat ,beserta lay out komponennya. Buat PCB nya dulu,setelah jadi isi komponen dan jangan lupa pasang jumper di beberapa titik,setelah itu program PIC 16F628a dengan program DDS.Untuk IC DDSnya bagaimana? Ada beberapa produk yang sudah dalam bentuk modul yang berisi ic DDS dan Xtal oscilatornya yang sebesar 125Mhz,umumnya modul memiliki tipe IC AD9850 ,tetapi inipun sudah cukup karena maksimal frekuensi kerja maksimal sebesar 40 MHz,kalau pakai AD9851 mampu sampai 70 Mhz. Modul DDS banyak teman homebrewer yang jual,harga sekitar 100-125ribu .  
PETUNJUK  SETTING DDS VFO
Rakit semua komponen dan pastikan IC mikrokontrollernya sudah terprogram DDS versi 4.0, IC PIC16F628A bisa menggunakan 1 saja bila untuk mono/dual band ,tetapi bila menggunakan multi band maka IC 2  PIC 16F628A untuk band switch  bisa dipasang.
SETTING AWAL
Hidupkan rangkaian yang sudah terhubung antara DDS controller dan modul DDS AD9850,tekan CAL sementara hidupkan tegangan  12 Volt pada DDS Controller.Sehinga akan tampil CNS 4.06 atau CNS 4.01 kemudian tekan lagi CAL maka akan tampil DDS REF MULT –X1REFCLK Atau DDS REF MULT-X6REFCLK pilih yang X1 bila menggunakan modul DDS AD9850 dan bila menggunakan AD9851 maka putar rotary dial pada X6 ,tekan lagi CAL maka akan tampil 180.000000, putar sambil tekan  tombol STEP  untuk memindah satuan,puluhan ,ratusan dan ribuan  hingga bernilai 125.000000 ,karena Clock DDS pada modul sebesar  125 MHz.Tekan lagi CAL maka akan tampil OFFSET FREQ ,sementara diabaikan angka 000.000.000 ,untuk setting IF nanti bila DDS sudah bekerja maka baru disetting IFnya.lanjut tekan CAL maka akan tampil MAX DDS FREQ ,putar atau seting dengan rotary hingga menunjukkan 40MHz,atau 40.000000 Mhz.tekan lagi CAL maka akan tampil MIN RX DDS FREQ seting dengan memutar rotary hingga 0,5 MHz atau pada display 0.500000 ,ini menunjukkan frekuensi minimal DDS,tekan lagi CAL maka tampil  SSB OFFSET – 1500 ,abaikan dulu,tekan lagi CAL ,akan tampil CW OFFSET – 0800 ,abaikan dulu tekan CAL maka akan muncul tulisan SAVING ,selanjutnya akan tampil frekuensi tertentu,cek dengan Frequency Counter    lihat apakah sesuai atau tidak frekuensi outputnya,dari batas minimal 500 KHz (0,5MHz) dan maksimalnya sebesar 40MHz.Hubungkan ke radio BITX atau Yaesu FT180A,DDS siap digunakan.
SETTING IF
Untuk setting IF sebagai berikut: Misalkan anda menggunakan IF sebesar 10 MHz maka kita mulai dari cara awal yaitu ,matikan tegangan ,tekan CAL dan hidupkan tegangan 12voltnya,ulangi cara pertama maka dimulai tampilan CNS 4.01 lanjut tampil DDS REF MULT- 1X tekan CAL terus hingga OFFSET FREQ putar dengan rotary  dan tombol STEP hingga didapatkan nilai 10.000000 atau 10 MHz tekan lagi CAL hingga tampil MIN RX DDS FREQ ,set lagi dengan rotary dan STEP untuk mendapatkan nilai -6.300000 bila kita mau on di band 80m maka batas minimal kita set di 3,700 MHz hasil pengurangan 10-6,3Mhz=3,7MHz  lanjut tekan CAL hingga SAVING maka selesailah,sehingga akan tampil di display 3.700000 MHz ,padahal output DDSnya sebesar 6,3 Mhz. DDS ini dapat difungsikan untuk memory,yaitu dengan menekan MEMO sekitar 3 detik maka akan tersimpan di memory 1 pada layar akan tampil M1 pada layar, untuk melepas memory tekan VFO lagi ,tentukan frekuensi yang akan di simpan pada memory dengan memutar rotary dial,setelah itu tekan lagi MEMO ,putar rotary dial agar termemory pada memory berikutnya ,tekan MEMO maka sudah termemory,langkah untuk menyimpan memory selanjutnya seperti langkah tadi,Lalu bagaimana cara menghubungkan DDS ke BITX,cukup mudah ,yaitu lepas coil oscilatornya BITX (L4) saja,kemudian  lepas capasitor 100nF yang terhubung pada emitor transistor buffer oscillator (Q6) dan resistor 1K ,capasitor 100nF yang sudah dilepas tadi hubungkan dengan DDS VFO,set program pada DDS ,maka DDS siap digunakan,BITX dengan DDS VFO dengan tambahan 19 memory,radio BITX rasa ICOM 718 nih…..selamat mencoba
De YB3LVX

Rabu, 08 Agustus 2012

MEMBUAT BAND PASS FILTER DI BAND LAIN PADA BITX TRANSCEIVER

Ide ini muncul saat melihat uraian di web nya JF1OZL maka rekan - rekan dapat membuat untuk band yang berbeda pada transceiver anda,di sini lilitan dapat menggunakan koker bekas IF 455KHz atau IF 10,7 MHz punyaknya radio FM, sedang kan untuk koker model sekat per sekat anda dapat jumpai pada kumparan IF pada Televisi,Frekuensinya dapat di coba di band yang di kehendaki ,penjelasan kapasitor pada kolom paling kanan adalah untuk paralel dengan lilitan.Mungkin ada yang kesulitan mencari koker inti ferit 8mm,maka inilah solusi lain untuk membuat BPF pada radio transceiver anda.Ini dapat di terapkan di transceiver model lain ,tidak hanya BITX. tetapi rekan-rekan yang kesulitan membuat BPF dengan koker 8 mm untuk BITX ,dapat menggunakan cara seperti pada gambar. 
SELAMAT MENCOBA de YC3LVX

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger